Wednesday, December 6, 2017

ASBABUN NUZUL

AYAT 16

Maksudnya : Nabi Muhammad SAW dilarang oleh Allah meniru bacaan Jibril as kalimat demi kalimat, sebelum Jibril selesai membacakannya, agar Nabi Muhammad SAW menghafal dan memahami betul-betul ayat yang diturunkan itu.

Diriwayatkan oleh al-Bukhari yang bersumber dari Ibni 'Abbas bahawa apabila turun wahyu kepada Rasulullah SAW, beliau menggerak-gerakkan lidahnya kerana ingin cepat hafal. Maka Allah menurunkan ayat ini ) Al-Qiaamah :16) sebagai petunjuk dalam menerima ajaran Allah SWT.

AYAT 34-35

Kutukan terhadap orang kafir ini diulang-ulang sampai empat kali; pertama disaat ia akan mati, kedua ketika ia dalam kubur, ketiga pada waktu hari berbangkit dan keempat dalam neraka Jahannam.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Al-'Aufi yang bersumber dari Ibnu 'Abbas bahawa ketika turun ayat 'Alaihaa tis'ata 'asyar (di atasnya ada sembilan belas malaikat penjaga) - Surah Al-Mudatsir : 30), Abu Jahal berkata kepada kaum Quraisy : "Mengapa kalian murung mendengar ucapan Ibnu Abi Kabsyah (Muhammad) bahawa penjaga neraka itu sembilan belas, padahal kalian berjumlah banyak. Apakah sepuluh orang dari kalian tidak akan mampu mengalahkan seorang penjaga Jahannam itu?"

Maka Allah SWT mewahyukan kepada Rasul Nya agar datang dan berkata kepada Abu Jahal : Aulaa Laka  Fa Aulaa, Tsumma Aulaa Laka Fa Aulaa (kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) - Al-Qiaamah : 34), Apakah hanya ucapan Rasulullah sendiri atau perintah dari Allah SWT ? Ibnu 'Abbas menjawab : "Beliau bersabda dari dirinya sendiri, kemudian Allah menurunkan ayat tersebut (Al-Qiaamah : 34)

No comments:

Post a Comment